Dugaan Pungli dan Pemotongan PIP di SMA 1 Kerinci Terungkap, APH diminta Periksa Kepsek Zulhadimi

Kerincijambiaktual.co.id kebijakan Zulhadimi selaku Kepala Sekolah SMA 1 Kerinci tengah jadi sorotan publik, Pasalnya diduga dibawah kepemimpinan Zulhadimi SMA negeri 1 Kerinci disebut-sebut menjadi sarang Pungli.

Beberapa siswa mengaku kerap diancam Petinggi sekolah jika tidak melunasi Komite dan Iuran Pembelian Buku LKS

” Kalau nak ujian tu kami di wajibkan melunasi uang Komite sama bayar buku LKS, Kalau tidak bayar yo Nomor ujian kami di tahan”jelas siswa tersebut.

Siswa tersebut juga menambahkan Pihak sekolah juga sempat memotong dana PIP tahun 2024 sebesar 800 ribu/siswa dengan alasan untuk pembayaran Komite dan pembelian buku LKS.

Tahun 2024 maren yang menerima Program PIP di mintai sekolah sebesar 800 ribu bang, alasan nyo untuk bayar komite sama LKS” Ungapnya.

Uniknya di sma Negeri 1 kerinci Siswa yang membeli LKS dilarang Membawa buku tersebut pulang kuat dugaan agar tidak tersorot kamera tajam dari awak media.

Sementara Kepsek SMA Negeri 1 saat dikonfirmasi membantah hal tersebut,uniknya Kepsek malah menyuruh wartawan masuk ke kelas untuk menanyakan langsung ke siswa yang tengah belajar .

Kami tidak pernah jual beli Lks, dan untuk PIP itu siswa yang ngambil sendiri kami tidak pernah memotong apa lagi untuk iuran komite, saya sudah tekankan guru-guru untuk tidak terlibat , kalau tidak percaya silahkan masuk ke kelas-kelas tanyakan langsung” Ketusnya.

Hingga berita ini terbit, Pihak dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum bisa dimintai tanggapan nya. (Rendi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *