Masyarakat Desa Kebon Sembilan Mengeluh, Jembatan Rusak Bertahun-tahun Belum Diperbaiki

MUAROJAMBIjambiaktual.co.id Warga Desa Kebon Sembilan, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, mengeluhkan kondisi jembatan jalan raya yang mengalami kerusakan berat dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah. Kerusakan tersebut dinilai mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Desa Kebon Sembilan dikenal sebagai salah satu sentra produksi batu bata yang memasok kebutuhan material bangunan ke Kota Jambi dan sekitarnya. Namun, akses utama menuju lokasi produksi saat ini dalam kondisi memprihatinkan akibat jembatan yang rusak.
Sejumlah warga menyebut kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.
“Jembatan ini akses utama masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil produksi batu bata. Kalau terus dibiarkan, tentu sangat berdampak pada ekonomi warga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (17/3/2026).
Hal senada disampaikan Winarto, warga Kecamatan Sungai Gelam yang kerap melintasi jalur tersebut. Ia mengatakan, jembatan tersebut sudah rusak selama bertahun-tahun dan belum mendapat perbaikan permanen.
“Sudah lama sekali rusak. Kendaraan roda dua masih bisa melintas, tapi sangat berisiko. Padahal ini jalur penting menuju Kota Jambi,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, mengingat pentingnya fungsi jembatan bagi mobilitas masyarakat.
Sementara itu, aktivis dari Gerakan Anak Bangsa Peduli (GAB Peduli), Syaiful Iskandar, meminta pemerintah segera melakukan perbaikan guna menghindari dampak yang lebih besar.
Ia menilai, selain menghambat perekonomian, kerusakan jembatan juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas karena kondisi lantai jembatan yang sudah terbuka serta minimnya rambu peringatan.
“Ini harus segera ditangani. Jangan sampai ada korban akibat kelalaian. Pemerintah daerah perlu segera turun tangan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terkait rencana perbaikan jembatan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *