Keselamatan Dipertaruhkan, Jalan Pal 27 Tergenang Tanpa Rambu, Pemerintah Dinilai Sekadar Mengimbau

MUARO JAMBI – Genangan air yang menutup badan jalan di kawasan Pal 27, desa persiapan air merah Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, terus mengancam keselamatan pengguna jalan.

Namun hingga kini, respons pemerintah dinilai belum menyentuh akar persoalan. Alih-alih menghadirkan solusi konkret, pemerintah disebut hanya berhenti pada imbauan agar warga berhati-hati.

Pantauan di lapangan menunjukkan, air berwarna seperti teh menutupi hampir seluruh ruas jalan, menyamarkan lubang-lubang berbahaya. Kondisi ini diperparah dengan ketiadaan rambu peringatan maupun pengamanan sementara.

Situasi tersebut menempatkan masyarakat dalam risiko kecelakaan setiap kali melintas.
Warga menilai, imbauan kehati-hatian tanpa kehadiran fisik pemerintah di lapangan merupakan bentuk respons minimalis terhadap persoalan serius. Jalan yang menjadi akses utama warga justru dibiarkan dalam kondisi rawan, seolah keselamatan publik bukan prioritas kebijakan.

Yang kami dengar hanya imbauan hati-hati. Tapi tidak ada rambu, tidak ada perbaikan. Kami seperti dibiarkan menghadapi risiko sendiri,” keluh seorang warga.

Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak lebih luas. Jika terus dibiarkan, genangan air tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga berpotensi mengisolasi masyarakat. Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan terancam terganggu akibat buruknya kondisi infrastruktur.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah agar tidak sekadar hadir dalam bentuk pernyataan, tetapi mengambil langkah nyata dan terukur. Pemasangan rambu darurat, pengamanan jalur rawan, hingga penanganan drainase dan perbaikan jalan dinilai sebagai langkah mendesak yang seharusnya segera dilakukan.

Negara tidak cukup hadir lewat imbauan. Yang kami butuhkan adalah tindakan,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat upaya konkret di lapangan selain imbauan kehati-hatian kepada masyarakat. Warga berharap pemerintah segera beralih dari narasi imbauan menuju aksi nyata demi keselamatan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat Pal 27 Sungai Gelam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *