Jambi, 8 Maret 2026 – jambiaktual.co.id Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Jambi secara resmi ditutup pada Minggu sore (08/03/2026) di Taman Banjuran Budayo. Acara penutupan ini dirangkai dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba mewarnai dan lomba tahfidz Al-Qur’an yang diikuti oleh anak-anak dari berbagai kelompok usia.
Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota langsung menyerahkan piala dan hadiah kepada para peserta yang berhasil meraih juara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner mampu menghadirkan suasana Ramadan yang penuh semangat, terutama bagi anak-anak. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, menjadi amal kebaikan, serta membawa keberkahan bagi Kota Jambi,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan harapannya agar Z-Corner dan Taman Banjuran Budayo dapat menjadi ruang publik yang hidup bagi masyarakat. Tempat ini diharapkan menjadi tempat berkumpul, berkreasi, belajar, serta memperkuat nilai budaya dan spiritualitas di tengah kehidupan masyarakat kota. “Kehadiran tempat-tempat seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang yang positif bagi warga, terutama anak-anak,” tambahnya.
Kepada seluruh peserta lomba, Wali Kota memberikan motivasi agar terus belajar dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, setiap anak yang berani tampil dan berusaha sudah merupakan pemenang. “Saya ingin menyampaikan bahwa semua anak-anak yang hadir hari ini adalah pemenang. Karena keberanian untuk tampil, belajar, dan berusaha adalah kemenangan yang sesungguhnya. Bagi yang mendapatkan juara hari ini kami ucapkan selamat, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Teruslah belajar, berlatih, dan mencintai Al-Qur’an,” pesannya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa anak-anak adalah generasi masa depan yang akan menjadi pemimpin, ulama, ilmuwan, seniman, dan tokoh yang membawa kebaikan bagi daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Jambi terus berupaya menghidupkan suasana Ramadan dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan anak-anak dan masyarakat.
Maulana menjelaskan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa lokasi lain di Kota Jambi, seperti Pasar Beduk Ramadan Bahagia di Terminal Rawasari yang setiap hari menghadirkan berbagai perlombaan bersama Dinas Pendidikan dengan jumlah peserta lebih dari 500 orang secara kumulatif.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran Z-Corner dan pasar Ramadan yang menjajakan berbagai makanan untuk berbuka puasa.
Lebih jauh, Wali Kota Jambi menekankan pentingnya menyediakan ruang kegiatan positif bagi anak-anak, terutama di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi yang berpotensi membawa pengaruh negatif. “Kita menyadari betul tantangan anak-anak kita saat ini di era disrupsi informasi. Banyak informasi yang belum tentu benar, dan juga ada kegiatan negatif seperti judi dan lainnya yang membahayakan. Karena itu kita harus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berekspresi dalam hal-hal yang positif,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak ruang kegiatan yang mendorong anak-anak berprestasi sehingga mereka terbiasa melakukan hal-hal baik dan menjauh dari pengaruh negatif. Wali Kota juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi tengah memperjuangkan kebijakan yang memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, salah satunya melalui pengaturan jam kerja ASN agar orang tua memiliki waktu lebih bersama keluarga. “Kami sedang berjuang bersama Kementerian PAN-RB untuk menggeser jam masuk ASN menjadi pukul 08.00. Dalam Peraturan Wali Kota juga akan ada kewajiban bagi orang tua ASN untuk sarapan bersama dan mengantar anak ke sekolah, agar kedekatan emosional antara orang tua dan anak semakin kuat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Jambi Muhammad Fadli menyampaikan bahwa kegiatan Kampung Ramadan Z-Corner diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan anak-anak dari berbagai kelompok usia. “Kegiatan ini menghadirkan beberapa perlombaan, di antaranya lomba tahfidz Al-Qur’an yang diikuti sekitar 60 peserta dari kategori usia 5-6 tahun hingga 7-10 tahun, baik hafiz maupun hafizah cilik. Selain itu juga ada lomba mewarnai untuk anak usia PAUD dengan jumlah peserta sekitar 100 orang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses perlombaan berlangsung melalui beberapa tahapan penyisihan hingga final. Antusiasme peserta juga sangat tinggi, bahkan beberapa anak mengikuti perlombaan di beberapa lokasi berbeda karena terdapat sekitar 12 titik kegiatan serupa di Kota Jambi selama Ramadan. “Antusiasme anak-anak dan orang tua sangat luar biasa. Meskipun banyak kegiatan lain di Kota Jambi, semangat mereka untuk mengikuti perlombaan tetap tinggi. Bahkan setelah ini masih ada kegiatan lain di beberapa lokasi termasuk di pusat perbelanjaan,” tambahnya.

Para pemenang lomba mendapatkan piala, piagam penghargaan, serta berbagai bingkisan dari para sponsor yang turut mendukung kegiatan tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jambi Kamal Firdous, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Pahlewi, Camat Jelutung Alamsyah Powa, Lurah Handil Jaya KH. Muhtah Habibulloh, para guru pendamping, serta orang tua peserta lomba.
Melalui kegiatan Gebyar Kampung Ramadan Z-Corner ini, Pemerintah Kota Jambi berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki semangat berprestasi demi masa depan Kota Jambi yang lebih baik.





