Sungai Penuh- jambiaktual.co.id Pengelolaan sampah di Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, kembali menuai sorotan. Di tengah keberadaan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang setiap tahun mendapat alokasi anggaran, warga justru menemukan dugaan praktik pembuangan sampah ke area perbukitan di sekitar lokasi TPS3R.
Sejumlah warga mengaku menyaksikan secara langsung aktivitas pembuangan sampah rumah tangga ke lereng bukit yang berada tidak jauh dari fasilitas tersebut. Padahal, di bagian bawah perbukitan terdapat aliran sungai. Meski sungai tersebut saat ini tidak aktif, tumpukan sampah dilaporkan sudah mulai masuk ke badan sungai.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Mereka menilai, jika curah hujan tinggi terjadi, sampah berpotensi terbawa aliran air, menyumbat jalur sungai, serta memicu banjir dan pencemaran lingkungan di wilayah sekitar.
“Kami melihat sendiri sampah dibuang ke bukit. Tidak mungkin hal ini tidak diketahui. Kalau tidak tahu, patut dipertanyakan pengawasannya. Kalau tahu tapi dibiarkan, tentu lebih serius lagi,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga lainnya juga menyampaikan kekhawatiran serupa. Menurut mereka, dampak dari praktik tersebut bukan persoalan sepele, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan dan lingkungan hidup masyarakat sekitar.
“Kalau hujan besar, sampah itu pasti turun ke bawah. Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi yang akan merasakan dampaknya. Ini bukan hal kecil,” kata warga lainnya.
Praktik ini memunculkan pertanyaan tentang efektivitas dan fungsi TPS3R yang telah dibangun dan dibiayai melalui anggaran publik. Warga mempertanyakan mengapa sampah tidak dikelola sesuai peruntukannya, melainkan diduga dibuang ke alam terbuka.
Jika benar aktivitas tersebut dilakukan oleh petugas kebersihan, masyarakat menilai hal ini perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang, karena berpotensi melanggar prinsip pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan.
hendrika Kades Karya Bakti Saat di konfirmasi mengaku dirinya sedang di Rawat di rumah sakit dan akan memerintah staf untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut.
“Maaf saya sekarang masih dirawat di rumah sakit di jambi nanti saya akan perintahkan staf dan petugas sampah utk membersihkan sampah tersebut”Singkatnya.





