Antisipasi Kabut Asap, Polsek Muara Tabir dan Puskesmas Bagikan 300 Masker kepada Warga

Polsek Muara Tabir bersama Puskesmas Bangun Seranten dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Muara Tabir membagikan 300 masker kepada pengguna jalan, Jumat (9/10/2026).

TEBO, JAMBI  – Mengantisipasi dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, Polsek Muara Tabir bersama Puskesmas Bangun Seranten dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Muara Tabir membagikan 300 masker kepada pengguna jalan, Jumat (9/10/2026).

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Simpang Pasar SPB, Desa Bangun Seranten, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Jambi.

Kapolsek Muara Tabir IPTU Bambang Widodo, S.Sos.,

Pembagian masker ini melibatkan Sekretaris Camat Muara Tabir Harmonis, Kapolsek Muara Tabir IPTU Bambang Widodo, S.Sos., Danpos Muara Tabir Pelda Reo, Kepala Puskesmas Bangun Seranten dr. Dewi Ardian, serta sejumlah staf dan tenaga kesehatan Puskesmas Bangun Seranten.

 

Sebanyak 300 masker dibagikan kepada masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu melindungi warga dari paparan asap dan debu yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah, khususnya apabila kondisi udara kurang baik akibat kabut asap.

Selain mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan, petugas turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar.

 

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi memperburuk kualitas udara serta menimbulkan dampak bagi kesehatan masyarakat.

 

Kegiatan pembagian masker berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar.

 

Melalui kegiatan ini, unsur Forkopimcam Muara Tabir bersama tenaga kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah potensi kabut asap semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi warga dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *