Di Legok Tiga Basecamp Di Gerebek Tim Satresnarkoba Polresta Jambi, Ditemukan Sabu Dan 27 Butir Ekstasi

Satresnarkoba Polresta Jambi melakukan pengerebekan Di Legok 3 rumah di sinyalir basecamp narkoba. 2 rumah di temukan barang bukti.
Jambi – jambiaktual.co.id. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi kembali mengelar operasi, kali ini, menuju sarang narkoba Sabtu, (17/10/2026).
Tim gabungan berhasil menggerebek di tiga titik lokasi, di sinyalir di jadikanĀ  basecamp penyalahgunaan narkotika di RT. 025. Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.
Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. mengatakan. “operasi ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri melalui Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri untuk melaksanakan operasi sarang narkoba secara serentak dan kontinyu di seluruh Polda,” Ungkapnya.
Kegiatan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas di basecamp tersebut. Informasi ini, langsung di tindak lanjuti, demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolresta Jambi.
Dari tiga rumah yang digeledah, petugas mengamankan barang bukti di dua lokasi. Rumah pertama milik R (38), petugas menemukan satu buah alat hisap sabu yang terangkai dengan pipet sedot. Pelaku mengakui barang tersebut miliknya.
lokasi kedua milik R (33), tidak ditemukan barang bukti narkotika. Di lokasi ketiga milik MS (57) ini, petugas menemukan barang bukti paling banyak. 1 paket narkotika jenis sabu dan 27 butir jenis ekstasi. Petugas pun berhasil mengamankan tiga orang. MS mengakui sebagai pemilik rumah, R (26), dan seorang perempuan HYS (29).
“Barang bukti sabu dan 27 butir ekstasi, diakui milik MS. Para pelaku sudah dibawa ke Polresta Jambi untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut,” Ujar Kasat Resnarkoba ini, kepada wartawan.
Lanjutnya, operasi sarang narkoba akan
terus dilaksanakan minimal 2-3 kali dalam seminggu selama satu bulan ke depan sesuai arahan pimpinan. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Jambi. Kami imbau masyarakat untuk terus memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” tegasnya.
Saat ini Polresta Jambi masih terus melakukan pendalaman mengenai asal usul barang bukti ini, bisa jadi kemungkinan ada jaringan di balik ini semua.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *