AWaSI Jambi Gelar Aksi Demo di SPBU Kebun Handil, Soroti Dugaan Manipulasi Tera dan Praktik Mafia BBM

JAMBI – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi menggelar aksi unjuk rasa di SPBU Pertamina 24.361.55 Kebun Handil, Kota Jambi, Rabu (20/05/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas dugaan pelanggaran dan praktik yang dinilai merugikan masyarakat dalam pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Sekitar 50 massa aksi hadir dalam kegiatan tersebut dengan membawa toa, pengeras suara, spanduk, serta karton tuntutan. Aksi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Ketua Umum AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP bersama Wakil Ketua Hercapa Tri Machmud hadir langsung dalam aksi tersebut. Koordinator lapangan dipimpin oleh Tri, sementara orasi disampaikan oleh Junaidi dan Rini secara bergantian di hadapan peserta aksi dan pihak SPBU.

Dalam aksi itu, AWaSI Jambi menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak SPBU, Pertamina, serta instansi terkait. Massa aksi meminta agar pihak operator SPBU menunjukkan bukti tera resmi yang dimiliki sebagai bentuk transparansi terhadap masyarakat.

Selain itu, massa juga mendesak agar hasil pengecekan dan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dapat dibuka secara jelas kepada publik guna memastikan alat ukur BBM sesuai standar dan tidak merugikan konsumen.

AWaSI Jambi juga menyampaikan permintaan kepada tim audit Pertamina untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan manipulasi tera yang diduga dilakukan oleh oknum operator SPBU, baik pada siang maupun malam hari di waktu-waktu tertentu.

Tidak hanya itu, massa aksi menegaskan akan melaporkan dan membuka seluruh data terkait dugaan praktik mafia BBM yang terjadi untuk selanjutnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam orasinya, massa turut meminta agar praktik pengaturan pengisian BBM menggunakan sistem langsir yang diduga mengandung unsur pungutan liar (pungli) dapat diperiksa secara menyeluruh oleh pihak berwenang.

“Kami hadir untuk menyuarakan kepentingan masyarakat agar mendapatkan pelayanan BBM yang jujur, transparan, dan sesuai aturan. Dugaan pelanggaran seperti manipulasi tera maupun praktik pungli harus diusut tuntas,” tegas salah satu orator aksi.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif hingga selesai. AWaSI Jambi menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut sampai ada tindak lanjut dan langkah konkret dari pihak terkait demi melindungi hak masyarakat sebagai konsumen BBM. (Fan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *