Kapolres Muaro Jambi Berganti, AKBP Bayu Noormansyah Dihadapkan Tantangan Berantas Dugaan Pungli di Sungai Bahar

Muaro Jambi – Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Muaro Jambi resmi berganti. Serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Muaro Jambi dilaksanakan pada hari ini, dari AKBP Heri Surpiawan, S.I.K., M.H. kepada AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H.
Pergantian kepemimpinan tersebut disambut dengan harapan besar dari masyarakat pada Jumat (17/07/2026).

Salah satu persoalan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian serius adalah dugaan maraknya praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah pos yang berada di kawasan Sungai Bahar.

Berdasarkan keterangan sejumlah sopir angkutan yang rutin melintas, terdapat beberapa pos yang diduga meminta sejumlah uang kepada kendaraan dengan dalih untuk biaya keamanan dan kenyamanan saat memasuki suatu wilayah. Praktik tersebut, menurut para sopir, telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan.

“Setiap melintas sering diminta uang. Kalau tidak memberi, kami merasa tidak nyaman. Kami berharap Kapolres yang baru bisa melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar salah seorang sopir yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keluhan serupa juga disampaikan sopir lainnya yang merupakan warga Sungai Bahar. Menurutnya, keberadaan pos-pos yang diduga melakukan pungutan tersebut telah mencoreng citra daerah dan membebani masyarakat.

“Kami ingin Sungai Bahar dikenal sebagai daerah yang aman, bukan karena adanya pos-pos yang meminta uang kepada sopir. Semoga Kapolres yang baru bisa segera menertibkan,” katanya.

Para sopir menilai apabila praktik tersebut terus berlangsung, maka tidak hanya merugikan pengemudi angkutan barang, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi karena meningkatnya biaya operasional transportasi.

Mereka berharap AKBP Bayu Noormansyah segera melakukan evaluasi dan pengecekan langsung terhadap keberadaan pos-pos yang dikeluhkan masyarakat. Jika ditemukan adanya praktik pungutan liar atau tindakan yang melanggar hukum, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain penegakan hukum, masyarakat juga berharap Polres Muaro Jambi dapat menggandeng pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta tokoh adat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga tidak ada lagi pihak-pihak yang mengatasnamakan keamanan untuk melakukan pungutan kepada pengguna jalan.

Momentum pergantian kepemimpinan ini dinilai menjadi kesempatan bagi Polres Muaro Jambi untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Warga berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan rasa aman, memberikan kepastian hukum, serta menindak segala bentuk dugaan premanisme maupun pungutan liar yang meresahkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Muaro Jambi terkait keluhan masyarakat mengenai dugaan pungutan liar di kawasan Sungai Bahar. Redaksi memberikan ruang hak jawab kepada pihak-pihak terkait apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi atas informasi tersebut.

Dengan hadirnya kepemimpinan baru di bawah AKBP Bayu Noormansyah, S.H., S.I.K., M.H., masyarakat berharap berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan, khususnya dugaan pungutan liar di Sungai Bahar, dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *