JAMBI, JambiAktual.co.id — Kebakaran melanda bengkel alat berat milik Abeng di kawasan RT 22, Kota Jambi, Senin malam. Api pertama kali terlihat dari lantai dua bangunan yang digunakan sebagai mes karyawan.
Saksi di lokasi, Fauzan, mengatakan saat kejadian terdapat sekitar lima orang di dalam mes. Mereka tengah menonton pertandingan sepak bola sebelum menyadari adanya kobaran api.
Api kemudian membesar dari bagian lantai dua bangunan. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Situasi sempat menjadi perhatian karena di bagian belakang lokasi terdapat Mebel Denis Interior yang menyimpan material yang mudah terbakar. Jarak bangunan tersebut dengan titik awal api diperkirakan hanya sekitar tiga meter.
Kondisi itu membuat petugas harus bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
Danton II Bambang bersama personel pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan. Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur, Suhermanto, menyebutkan sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit ambulans dikerahkan ke lokasi.
Sekitar 30 personel dilibatkan dalam proses pemadaman dan pendinginan dalam waktu 10 menit.
Lokasi kebakaran diperkirakan dapat dijangkau sekitar 10 menit dari Pos Damkar Jambi Timur.
Selain petugas pemadam kebakaran, tampak personel kepolisian dari wilayah Jambi Timur serta Babinsa Payo Selincah berada di lokasi. Kehadiran aparat turut membantu pengamanan area selama proses pemadaman berlangsung.
Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Namun, angka tersebut masih merupakan estimasi awal dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut.
Damkar Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
Di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Masyarakat dapat menghubungi ;
0811-7113-113 dengan mengirimkan foto atau video kejadian serta share location agar petugas dapat segera mengetahui titik lokasi dan melakukan penanganan.
Warga juga diminta tidak mendekati lokasi kebakaran apabila situasi membahayakan serta memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan proses pemadaman.


