JAMBI – jambiaktual.co.id Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bawah kepemimpinan Ketua ISMI Provinsi Jambi, Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd., organisasi ini resmi mengumumkan Program Sosial skala besar yang menyasar anak yatim, masjid, dan rumah tahfidz.
Tidak tanggung-tanggung, program yang dicanangkan sebagai pilot project di 7 Kabupaten/Kota ini menyiapkan total dana mencapai Rp499.800.000. Bantuan sosial ini dijadwalkan akan mulai berjalan terhitung sejak 1 Oktober 2026.
Melalui motto “Menebar Manfaat Meraih Ridha Allah”, Hj. Ernawati membawa visi agar kehadiran ISMI dapat memberikan dampak langsung dan menghadirkan harapan bagi umat menuju Jambi yang berkah. Program sosial ini juga dirancang sebagai langkah awal membangun gerakan yang terarah, terukur, transparan, dan berkelanjutan.
Berdasarkan rincian program dan anggaran yang dirilis, dana hampir setengah miliar tersebut akan didistribusikan secara proporsional kepada tiga sasaran utama penerima manfaat.
Pertama, santunan senilai total Rp319.800.000 akan diberikan kepada 533 anak yatim, di mana masing-masing anak akan menerima Rp600.000.
Kedua, ISMI Jambi juga mengalokasikan dana operasional sebesar Rp90.000.000 untuk 90 masjid, dengan rincian Rp1.000.000 per masjid. Ketiga, dukungan pendidikan turut diberikan kepada 90 rumah tahfidz dengan total nilai Rp90.000.000, atau Rp1.000.000 untuk setiap rumah tahfidz.
Sekretaris ISMI Provinsi Jambi, Dr. Fahmi Rasid, menyampaikan bahwa pelaksanaan program kepedulian umat ini akan dikoordinasikan secara bertahap. Pihaknya memastikan kelancaran distribusi melalui pendataan penerima manfaat yang ketat guna menjaga tertib administrasi.
“Semoga niat baik dan ikhtiar ini mendapatkan ridho Allah SWT, diberikan kelancaran dalam pelaksanaannya, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tutup penyampaian resmi tersebut.
Kepemimpinan Hj. Ernawati melalui program ini diharapkan dapat menginspirasi kolaborasi yang lebih luas untuk membangun Jambi yang lebih baik. (*)





