Pertamina EP Jambi Latih 20 Warga Muaro Jambi Jadi Welder Kompeten

JAMBI, 28 Oktober 2026 – jambiaktual.co.id Pertamina EP Jambi berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muarojambi menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi bidang Pengelasan Welder 3G bagi 20 warga dari empat desa di Kecamatan Kumpeh Ulu. Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan memiliki peluang ekonomi yang lebih luas.

Pelatihan diikuti masyarakat dari Desa Lopak Alai, Desa Kasang Lopak Alai, Desa Kota Karang, dan Desa Kasang Kota Karang. Peserta dibekali keterampilan pengelasan posisi vertikal yang merupakan salah satu kompetensi teknis dalam pekerjaan pengelasan, dengan penekanan pada penguasaan teori dan praktik sesuai standar pelatihan.

Penguatan keterampilan vokasi menjadi salah satu aspek penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di pasar kerja. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga diharapkan memiliki bekal untuk mengakses peluang kerja di sektor industri, termasuk bidang yang membutuhkan keterampilan pengelasan, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Kurniawan Triyo Widodo, Manager Pertamina EP Jambi Field mengatakan peningkatan kompetensi masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu investasi penting untuk mendorong kemandirian masyarakat. Melalui pelatihan welder 3G ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sehingga peserta memiliki peluang yang lebih luas untuk mengembangkan karier maupun membangun usaha secara mandiri,” ujar pria yang akrab disapa Triyo ini.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja.

“Kami berharap sinergi dengan Disnakertrans Kabupaten Muarojambi dapat memastikan pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi peserta. Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya pelatihan, tetapi juga dari bagaimana keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Iskandar, Kepala Bidang PPTK dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muarojambi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Pertamina EP Jambi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis di bidang pengelasan, tetapi juga memiliki kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja. Kami mengapresiasi Pertamina EP Jambi atas dukungannya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Muarojambi,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia industri. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat terus diperkuat agar program pelatihan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan program diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pertamina EP Jambi dan Disnakertrans Kabupaten Muarojambi sebagai landasan kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan.

Kolaborasi ini mempertemukan dukungan dunia usaha dan pemerintah daerah dalam pengembangan kompetensi masyarakat. Melalui pendekatan berbasis keterampilan, pelatihan diharapkan dapat membantu memperkecil kesenjangan antara kemampuan tenaga kerja lokal dan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.

Bagi peserta, penguasaan keterampilan pengelasan dapat menjadi modal awal untuk meningkatkan daya saing. Meski demikian, akses terhadap pekerjaan tetap membutuhkan pemenuhan standar kompetensi, pengalaman praktik, serta persyaratan keselamatan kerja yang berlaku di masing-masing sektor industri.

Pertamina EP Jambi berharap program pengembangan kapasitas masyarakat dapat terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan keterampilan yang semakin baik dan peluang kerja yang semakin terbuka, masyarakat di sekitar wilayah operasi diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kemandirian keluarga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *