SAROLANGUN — jambiaktual.co.id Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengapresiasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarolangun yang menelan anggaran sekitar Rp400 miliar dengan kapasitas 2.550 siswa. Pembangunan tersebut direncanakan mulai pada Desember 2026.
Hal itu disampaikan Al Haris saat meninjau site plan dan peta aksesibilitas lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, Senin (12/10/2026), usai menghadiri rapat paripurna HUT ke-27 Kabupaten Sarolangun.
Dalam peninjauan tersebut, Al Haris menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang harus dikawal bersama agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.
“Kita coba nanti, kalau bisa di awal 2027 itu kita sudah mulai menerima murid. Kita akan carikan tempat sementara agar anak-anak itu bisa bersekolah,” ujar Al Haris.
Ia menjelaskan, proses rekrutmen siswa dan seleksi tenaga pendidik telah berjalan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat segera dimulai setelah fasilitas sekolah siap digunakan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga rentan dan kurang mampu. Karena itu, seleksi calon siswa harus dilakukan secara cermat agar program tersebut tepat sasaran.
“Kita harus memastikan anak-anak yang benar-benar membutuhkan bisa masuk ke Sekolah Rakyat,” tegasnya.
Al Haris juga menyatakan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Sarolangun.

Selain itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Sarolangun turut mengawasi pelaksanaan proyek, termasuk mengantisipasi kendala akses jalan yang berpotensi menghambat mobilitas kendaraan pengangkut material dan perlengkapan pembangunan.
“Tugas kita mengawal dan mengawasi proyek ini. Karena jalannya sempit, mungkin aktivitas proyek agak terkendala. Ini dibantu oleh pemerintah daerah, termasuk jika ada keluhan warga terkait lalu lintas kendaraan proyek,” katanya.
Al Haris menyebutkan, pada tahap pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi difokuskan di Kabupaten Sarolangun dan Bungo. Sementara itu, Kabupaten Merangin dan Tebo direncanakan masuk tahap berikutnya, dengan pelaksanaan menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Hurmin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memperjuangkan pembangunan Sekolah Rakyat bagi masyarakat di daerahnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah menyediakan lahan seluas 8,09 hektare di Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Sarolangun sudah menyediakan lahan seluas 8,09 hektare. Kami siap mengawasi pembangunannya dan jalan di sekitar lokasi insyaallah akan kita lebarkan,” ujar Hurmin.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Sarolangun dan wilayah sekitarnya.





