Jambi – jambiaktual.co.id Membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan tidak hanya dilakukan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan secara langsung. Di tengah perkembangan teknologi informasi, ruang digital turut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan kinerja, program, serta berbagai aktivitas Pemasyarakatan kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi melalui kegiatan Rabu Pintar yang digelar di Aula Kanwil Ditjenpas Jambi, Rabu (7/10).
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, dan diikuti jajaran pegawai Kanwil secara langsung. Tim Humas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jambi turut mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Rabu Pintar menjadi ruang pembelajaran bersama bagi jajaran untuk meningkatkan wawasan, bertukar pengalaman, serta memahami berbagai perkembangan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.
Pada kesempatan tersebut, Tim Humas Kanwil Ditjenpas Jambi mengangkat tema “Satu Klik, Besar Dampaknya”. Materi disampaikan Ketua Tim Humas Kanwil Ditjenpas Jambi, Ilham Kurniadi, yang mengajak seluruh pegawai memahami pentingnya peran setiap individu dalam membangun citra positif Pemasyarakatan.
Menurut Ilham, masyarakat saat ini dapat memperoleh informasi mengenai suatu institusi dengan sangat cepat melalui media sosial. Karena itu, berbagai informasi positif mengenai pelayanan, pembinaan, keamanan, inovasi, maupun kegiatan Pemasyarakatan perlu disampaikan secara konsisten melalui kanal komunikasi yang tepat.
Dalam konteks tersebut, pegawai tidak hanya menjadi pelaksana tugas di lingkungan kerja, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem komunikasi institusi.
Dukungan sederhana terhadap publikasi resmi, seperti memberikan like, komentar positif, dan membagikan kembali informasi melalui fitur repost, dapat membantu memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
“Setiap pegawai adalah bagian dari wajah Pemasyarakatan. Apa yang kita lakukan di ruang digital juga dapat memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai institusi kita,” ujar Ilham.
Meski demikian, Ilham mengingatkan bahwa aktivitas di media sosial harus tetap dilakukan secara bijak. Pegawai perlu memahami batasan informasi yang dapat disampaikan kepada publik serta memastikan setiap informasi yang dibagikan memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Prinsip “Think Before You Post” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut. Sebelum mengunggah atau membagikan suatu informasi, pegawai perlu memastikan bahwa informasi tersebut benar, diperlukan, bermanfaat, dan sesuai dengan kewenangan.
Dalam arahannya, Irwan Rahmat Gumilar menyampaikan bahwa Rabu Pintar merupakan bagian dari upaya membangun budaya belajar di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jambi. Menurutnya, peningkatan kapasitas pegawai tidak hanya dilakukan melalui pendidikan atau pelatihan formal, tetapi juga melalui diskusi dan berbagi pengetahuan.
“Rabu Pintar menjadi kesempatan bagi kita untuk saling belajar dan memahami. Setiap pengetahuan yang dibagikan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas,” ujar Irwan.
Irwan juga mendorong jajaran untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat. Kemampuan beradaptasi dengan perubahan menjadi penting agar informasi mengenai Pemasyarakatan dapat disampaikan secara cepat, tepat, dan positif.
Melalui kegiatan Rabu Pintar, Kanwil Ditjenpas Jambi menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang adaptif sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi publik.
Semangat “Satu Klik, Besar Dampaknya” diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa kontribusi membangun citra positif Pemasyarakatan dapat dimulai dari tindakan sederhana, termasuk bagaimana setiap pegawai bersikap dan berkomunikasi di ruang digital.





